Kamis, 15 Desember 2011

Jika Kamu Menyadari..

Sahabat....
Jika kamu Mengerti bahwa menuju akhirat adalah perjalanan panjang

Pasti kamu tidak akan pernah puas dalam mempersiapkan bekal

Jika kamu memahami bahwa surga itu Sungguh mahal harganya

pasti kamu akan berfikir berkali2 jika ingin beramal asal2lan

Jika kamu Menyadari bahwa Allah Maha Adil
Pasti kamu tidak berniat membalas kedhaliman manusia



Sahabat....

Waktu adalah nafas yang tiada kembali
Maka jangan pernah kamu berbuat sia-sia


Sahabat...
Do’a orang yang terdholimi itu tanpa hijab dengan Allah
Maka jangan kamu suka menyakiti saudara-saudaramu

Sahabat.....
Penyakit itu menghapus dosa-dosa
maka jangan pernah mengutuk2nya

Sahabat....
Cobaan itu meningkatkan iman
Maka tabahkan hatimu dan jangan mengeluh tentangnya

Sahabat....

Istri/suami adalah manusia
Jangan kamu ingin menuntutnya selalu sempurna

Sahabat....
Setan itu musuh yang ingin mengajakmu ke neraka
maka jangan sedikitpun kamu menoleh dan menuruti bisikannya

Sahabat, yakinlah...
Ajal datang tiba-tiba
maka persiapkan dirimu
jangan pernah menunda persiapannya.....

Sebelum Aku nyatakan

Ketika perasaan itu hadir..
Ku yakin ia putih dan suci..
Karena tak ku hembuskan ia dalam nafsu..
Dan insya Allah aku menjaganya..

Kau datang ketika rasaku sudah waktunya..
Tapi tetap ia tak ku nyatakan..
Karena pernyataan hanya akan menodai kesucian..
Yang ku juga yakin kau sangat menjaganya..

Lalu aku hanya diam..

Dan kau pun diam..
Karena kau tak tahu..
Dan ku tak ingin kau tahu..
Semua ada masanya..



Karena takdir Allah itu pasti..
Tuk aku memastikan tidak lagi memendamnya...
Dan ketika itu kau pun akan tahu..

Saat ini kau menjaga diri..
Dan harapku selalulah begitu..
Karena itu ku jadikan alasan..
Untuk memendam rasa ini..


Pesanku kepadamu wahai bakalku..
Keazamanmu sudah tepat..
Kuatkan Allah di hatimu..
Sebelum Dia mengizinkanku memiliki mu..

Dan jika kau berpaling dari penjagaanmu..
Mungkin aku tidak lagi menyimpan rasa ini untukmu..
Aku akan mencari yang istiqamah..
Yang kuat dan tidak sepertimu..


Maka tetaplah kau menjadi dirimu..
Sabar di dunia dan bahagia di akhirat..
Aku akan selalu mendoakanmu..
Semoga kau tetap di jalan itu..


Andainya nanti kau tidak bersamaku..
Ku yakin kau akan mendapatkan yang terbaik..
Ku harap aku pun begitu..
Karena Allah tidak memungkiri janji..

Kau adalah untuk orang yang baik..
Semoga Allah menjadikanku orang yang baik..
Mari berdoa kepada Yang Maha Baik..
Agar kita mendapatkan yang terbaik..


Pada akhirnya Allah lah tujuan..
Aku menginginkanmu bukan karena dirimu..
Dari Allah lah ku mengharap keridhaan..
Kau hanya salah satu jalan kearah yang dituju..

Gadis Cantik Itu...


Gadis cantik itu selalu tersenyum bahagia
Senyumnya memberikan makna dalam jiwa
Ingin Rasanya hati ini mengutarakan cinta
Cinta yang tulus dari hamba yg takut tuhannya

Keanggunannya membuatku tak mampu mengutarakan kata
Untaian kata cinta yang menggetarkan hati seorang hamba
Gadis cantik itu selalu menyapa dengan senyum khasnya
Bagaikan kilauan cahaya menerangi malam yang gelap gulita

Gadis cantik itu senantiasa bergembira ria
Tak ada duka membayangi Hari-Harinya
Begitulah Dia bersyukur kepada Tuhan-Nya
Yang selalu memberikan cinta kepadanya..

Terdiam kuberfikir akan realita kehidupan umat manusia
Kehidupan yg penuh ujian, rintangan, harapan, yg takkan sia-sia
Begitulah hidup gadis cantik yang manis rupanya
Takkan pernah lupa bahwa hidup didunia hanyalah sementara

Gadis cantik itu selalu tersenyum bahagia Senyumnya memberikan makna dalam jiwa Ingin Rasanya hati ini mengutarakan cinta Cinta yang tulus dari hamba yg takut tuhanny