Rabu, 23 September 2015

takan pernah tergantikan

Masih teringat dengan jelas saat tangan itu membelaiku
Terasa terbang seluruh beban yang menghimpit ini
Rasanya nyaman, aman dan tentram dalam dekapmu
Yang melukiskan seribu cinta tak terkatakan

Dicintamu
Kudapatkan apa yang kusebut kemurnian dan ketulusan yang sejati
Yang begitu mudahnya dipermainkan oleh orang lain
Yang mengira itu adalah cinta sejati

Disenyummu
Kutemukan kebahagiaan sejati yang lahir dari hati yang iklas
Yang kadang hanya dijadikan topeng oleh orang lain
Dengan tujuan menunjukan keramahan palsu

Dimarahmu
Kudapatkan yang dinamakan pengajaran untuk menunjukkan benar dari salah
Yang kadang diputar balikan oleh orang lain
Hanya untuk menutupi kesalahan diri dan melepaskan tanggungjawab

Jika membandingkanmu dengan orang lain
Seperti membandingkan batu berlian dengan batu kali
Seperti membandingkan emas murni dengan imitasi
Seperti membandingkan ketulusan dan kemunafikan

Memang sosokmu tak akan pernah tergantikan
Tak akan pernah terbandingkan
Tak akan pernah dapat dibandingkan dengan apapun
Karena dirimulah pribadi yang membuat aku seperti ini
Dengan cintamu, belaianmu, amarahmu, pengorbananmu
Kau membentuk pribadi yang lemah menjadi tegar
Pribadi yang merepotkan menjadi mandiri

Tak pernah bisa kubayangkan jika aku tanpamu dan tak pernah bersamamu
Akan seperti apa hidupku nantinya

Dan kau adalah malaikat luar biasa yang diberikan Tuhan untukku
Yang dengan lembut aku memanggilmu…… Ibu
Posting Komentar